Hi guys! Balik lagi sama gua Arie, kali ini gua mau sharing
tentang jaringan komputer nih khususnya tentang Implementasi LAN. Buat yang
belum tau, jadi LAN atau kepanjangan dari Local Area Network merupakan jaringan
komputer dengan cakupan jaringan yang wilayahnya kecil seperti jaringan
komputer gedung, kampus, kantor, sekolah, di dalam rumah, atau di dalam satu ruangan.
Kebanyakan LAN saat ini berbasis teknologi Ieee 802.3. Ethernet dan menggunakan
perangkat switch yang memiliki kecepatan transfer data 10, 100, 1000 Mbit/s.
Saat ini teknologinya menggunakan 802.11b atau WiFi untuk membuat LAN.
Biasanya, tempat – tempat yang menyediakan LAN dengan memanfaatkan WiFi sering
disebut dengan hotspot. Penasaran lebih lanjutnya gimana ? Langsung aja simak
artikel ini ...
Pada jaringan komputer dikenal 2 pengkabelan yang
biasa digunakan dalam implemntasi LAN. Yang pertama adalah tipe straight dan
yang kedua adalah tipe cross atau category 5. Perbedaan keduanya terlihat dari
urutan warna kabel yang dipasang pada setiap ujung kabel. Berikut tutorial
pengkabelan tipe straight dan tipe cross:
1. Pertama siapkan kabel
UTP, konektor RJ45, 2 buah laptop, LAN tester, tang crimping (crimping tool)
dan gunting.
2. Buat kabel UTP yang
setiap kulit ujung kabelnya dibuang secukupnya menggunakan gunting.
3. Urutkan warna kabelnya
sesuai tipe yang diinginkan yakni tipe straight dengan urutan kabel yang sama
disetiap ujungnya (orange putih, orange, hijau putih, biru, biru putih, hijau,
coklat putih, coklat) dan tipe cross dengan salah satu ujung berurutan sama
seperti tipe straight serta ujung satunya dengan urutan warna berbeda (hijau
putih, hijau, orange putih, biru, biru putih, orange, coklat putih, coklat).
4.
Rapikan setiap ujung
kabel agar rata menggunakan crimping tool dan masukkan ke konektor RJ45.
Kemudian masukkan konektor RJ45 yang telah dimasukkan ujung kabel UTP ke
crimping tool dan tekan hingga berbunyi “klik”.
5. Lakukan hal yang sama ke
semua ujung kabel UTP dan gunakan LAN tester untuk mengecek apakah pengkabelan
berhasil dan benar sesuai urutan kabelnya.
6.
Gunakan kabel tipe cross
untuk membuat jaringan peer to peer.
7. Masukkan setiap ujung
kabel yang berupa konektor RJ45 ke masing-masing slot yang tersedia pada
laptop.
8. Lakukan pengaturan pada
firewall dan cek ping IP menggunakan command promp pada laptop, jika ping
berhasil maka jaringan peer to peer berhasil dibangun.
Demikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah
wawasan kawan-kawan. Wassalam...









No comments:
Post a Comment