Wednesday, November 7, 2018

Implementasi LAN (Local Area Network)

Hi guys! Balik lagi sama gua Arie, kali ini gua mau sharing tentang jaringan komputer nih khususnya tentang Implementasi LAN. Buat yang belum tau, jadi LAN atau kepanjangan dari Local Area Network merupakan jaringan komputer dengan cakupan jaringan yang wilayahnya kecil seperti jaringan komputer gedung, kampus, kantor, sekolah, di dalam rumah, atau di dalam satu ruangan. Kebanyakan LAN saat ini berbasis teknologi Ieee 802.3. Ethernet dan menggunakan perangkat switch yang memiliki kecepatan transfer data 10, 100, 1000 Mbit/s. Saat ini teknologinya menggunakan 802.11b atau WiFi untuk membuat LAN. Biasanya, tempat – tempat yang menyediakan LAN dengan memanfaatkan WiFi sering disebut dengan hotspot. Penasaran lebih lanjutnya gimana ? Langsung aja simak artikel ini ...

Pada jaringan komputer dikenal 2 pengkabelan yang biasa digunakan dalam implemntasi LAN. Yang pertama adalah tipe straight dan yang kedua adalah tipe cross atau category 5. Perbedaan keduanya terlihat dari urutan warna kabel yang dipasang pada setiap ujung kabel. Berikut tutorial pengkabelan tipe straight dan tipe cross:

1.   Pertama siapkan kabel UTP, konektor RJ45, 2 buah laptop, LAN tester, tang crimping (crimping tool) dan gunting.



2. Buat kabel UTP yang setiap kulit ujung kabelnya dibuang secukupnya menggunakan gunting.



3.  Urutkan warna kabelnya sesuai tipe yang diinginkan yakni tipe straight dengan urutan kabel yang sama disetiap ujungnya (orange putih, orange, hijau putih, biru, biru putih, hijau, coklat putih, coklat) dan tipe cross dengan salah satu ujung berurutan sama seperti tipe straight serta ujung satunya dengan urutan warna berbeda (hijau putih, hijau, orange putih, biru, biru putih, orange, coklat putih, coklat).




4.      Rapikan setiap ujung kabel agar rata menggunakan crimping tool dan masukkan ke konektor RJ45. Kemudian masukkan konektor RJ45 yang telah dimasukkan ujung kabel UTP ke crimping tool dan tekan hingga berbunyi “klik”.




5.    Lakukan hal yang sama ke semua ujung kabel UTP dan gunakan LAN tester untuk mengecek apakah pengkabelan berhasil dan benar sesuai urutan kabelnya.




6.       Gunakan kabel tipe cross untuk membuat jaringan peer to peer.



7. Masukkan setiap ujung kabel yang berupa konektor RJ45 ke masing-masing slot yang tersedia pada laptop.

8.     Lakukan pengaturan pada firewall dan cek ping IP menggunakan command promp pada laptop, jika ping berhasil maka jaringan peer to peer berhasil dibangun.




Demikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kawan-kawan. Wassalam...

No comments:

Post a Comment